Minggu, 14 April 2013

Hikmah

Lama tidak diisi ini blog ini, empunya lagi terhanyut dalam sesatnya dunia pekerjaan. Hobi ngeblog yang dulunya jadi mata pencarian malah ditinggalkan begitu saja. Dunia kerja memang sangaat,, sangat menyita waktu,hehe. 

Ingin share sedikit cerita mengenai kesumpekan saya beberapa hari ini. Memang benar kalau jika ingin menjual barang second itu hendaknya jangan dijual ke temen sendiri, kenapa begitu? Karena saya adalah korban yang terkena masalah dari menjual barang elektronik second ke temen sendiri.

Ceritanya dulu laptop compaq cq40 saya eror, laptop tidak mau booting, cuma kedip - kedip saja lampu scroll lock dan caps lock. Laptop saya yang eror ini saya masukkan ke tempat service di salah satu ruko di kota surabaya. Selang 3 hari kemudian ternyata laptop saya sudah bisa digunakan. Biaya service laptop saya itu kena 400 ribu rupiah. Setelah di service saya tidak ada kepikiran untuk menjual laptop saya ini dikarenakan ini laptop perjuangan saya dan tidak mungkin untuk dijual. Tapi belum genap sebulan ternyata laptop saya kumat lagi, otomatis saya masukan lagi ke tempat service dan seminggu kemudian baru bisa digunakan lagi dengan biaya 150ribu rupiah. Setelah kejadian ini saya langsung punya pikiran untuk menjual dengan harga murah.

Nah disaat saya mau menjual laptop saya ini, ternyata teman saya ada yang mencari laptop second untuk dipakai, dan dia langsung menawar laptop saya 1,5 juta. Karena saya butuh saya lepas itu laptop ke temen saya, cuman temen saya bayarnya beberapa kali. Sewaktu saya menyerahkan laptop itu tidak ada masalah sama sekali, semua masih lancar. Eh enggak berapa lama temen saya itu langsung menghubungi saya karena laptop itu tidak bisa hidup alias kumat lagi. Mau g mau saya membantu membawa ke tempat service, sampai dua bulan di tempat service teknisi dari toko itu angkat tangan dan berkata kalau laptop saya itu tidak bisa diperbaiki dan bakal kumat lagi. Dan saya pulang dengan tangan hampa, tapi setelah saya coba hidupkan ternyata laptop itu masih lancar dan tidak bermasalah. Cuman teman saya memaksa untuk mengembalikan uang laptop itu, padahal uang laptop itu sudah saya belikan laptop baru.

Sampai sekarang itu laptop saya bantu jualkan tapi g ada toko yang mau ambil seharga dia beli ke saya, dan hikmah dari kisah saya ini adalah kalau mau jual barang elektronik second mending langsung ke toko, jangan ke temen, soalnya kalau ada masalah pasti kita yang ribet dan hubungan pertemanan bisa menjadi musuh. Best regards..

Sabtu, 09 Maret 2013

Cek Fisik & Membatalkan Tiket Kereta Api

Sabtu pagi ini harusnya menjadi weekend yang membahagiakan tetapi akhirnya kebahagiaan ini runtuh (*bahasanya) dikarenakan planning lain. Yup, hari ini menjadi hari yang sibuk, pertama hari ini diharuskan untuk cek fisik motor yang saya pakai, dikarenakan plat nomer dan stnk udah mau expired. Terus saya juga harus membatalkan tiket kereta api yang sudah saya pesan kemaren.

Untungnya saya mendapat informasi bahwa kantor SAMSAT Surabaya yang ada di Manyar ini hari sabtu itu buka setengah hari, untungnya pelayanan hari sabtu buka, jadinya orang seperti saya ini bisa mengurus cek fisik ini tanpa mengganggu hari kerja saya. Oh iya, sebenarnya motor saya ini harusnya mengurus di SAMSAT Bondowoso, tapi dikarenakan saya di Surabaya dan tidak ada waktu untuk mengurus ke Bondowoso, jadinya saya nyicil cek fisik di Surabaya dan kepengurusan STNK nya ntar di Bondowoso.

Hal pertama yang harus dipersiapkan untuk mendapatkan cek fisik bantuan di kota yang ditinggali sekarang yaitu pertama KTP Asli yang punya motor, BPKB Motor dan STNK motor. 3 Hal ini harus disiapkan sebelum memulai cek fisik bantuan, oh iya selain ketiga hal itu kita harus membawa uang yang cukup juga. 

Saya mulai mengurus ke SAMSAT tadi jam sembilan pagi. Meski hari sabtu tapi di SAMSAT Surabaya ini sudah mulai ramai. Berikut saya coba share  hal yang saya alami tadi. Hal pertama yang harus dilakukan yaitu membawa motor ke tempat pendaftaran cek fisik, tepatnya pintu masuk dekat atm center di SAMSAT. Setelah itu masukkan ke tempat pendaftaran cek fisik, kita parkir kendaraan dan mengkonfirmasi ke petugas di loket cek fisik. Nantinya kita disuruh untuk membeli map di loket 01, map disini sekitar 20 ribu. Setelah itu kembali lagi ke loket 01 dan nantinya diberi formulir cek fisik dan kita dipandu untuk memberikan stiker cek fisik kepada petugas berseragam biru. Setelah kita menemui petugas cek fisik kita harus membeli map lagi seharga 5 ribu. Setelah itu petugas cek fisik akan menempelkan stiker cek fisik di formulir cek fisik dan menganjurkan untuk melengkapi formulir tersebut. Setelah itu kita harus memarkir motor kita ke parkiran sebelah, setelah itu kita harus mengisi formulir cek fisik. Setelah itu baru kita masukkan STNK, KTP, BPKB dan formulir cek fisik ke map 20ribu dan dimasukkan ke loket 01. Setelah itu kita diharuskan menunggu panggilan dari petugas loket 01. Setelah kita dipanggil dan proses cek fisik bantuan ini selesai. Tinggal dibawa ke kota asal motor kita, dan memperpanjang di SAMSAT disana. 

Total biaya yang saya keluarkan untuk mengurus cek fisik ini kurang lebih 40ribu rupiah. Mending si jangan ikut calo, karena kalau memakai calo, biaya yang harus dikeluarkan adalah sekitar 75 ribu lebih. Memang si lebih cepat kalau memakai calo, tapi bagi yang kantongnya lagi tipis mending mengurus sendiri saja. 



Hal kedua yang saya lakukan hari ini adalah membatalkan tiket kerata api. Saya baru tau kalau ada keputusan baru yang baru dijalankan maret 2013 ini mengenai pembatalan dan penundaan tiket kereta api. Kurang lebih isi dari ketentuan baru ini, kita tidak akan menerima uang pembatalan secara langsung, tapi sekarang pembatalan tiket diharuskan mengisi form dari customer service di beberapa stasiun besar, untuk di Surabaya hanya ada di Stasiun Gubeng dan Pasar Turi. Untuk pembatalan nanti uang harus dikembalikan ke kita bisa melalui transfer maupun tunai, tapi yang gak enak adalah uang itu dikembalikan baru 30-45 hari setelahnya. Trus uang tiket yang kita batalkan akan dikurangi 25% , 25% ini sebagai biaya pengembalian.

Hehe banyak juga saya curhat sampek gak beraturan begini. Mungkin saja kisah saya ini bisa membantu blogger yang lagi cari info,hehe. Oke dah, Best Regards..